ibuku binal

Nama aku vera(samaran), umurku 20th dan aku kuliah di salah satu universitas swasta di jakarta. Apa yang akan aku ceritakan ini adalah kisah yang sangat memukul sekaligus menyedihkan buat aku, kisah ini NYATA dan sengaja saya tidak mengganti nama2 yang terlibat dalam cerita ini kecuali nama aku yang aku samarkan, dan ini ada salah satu foto ibuku saat mau bersetubuh dan sedang di foto arman waktu itu. Aku sama sekali tidak menyangka kalau ternyata ibuku orang yang sangat suka selingkuh dengan para pemuda di sekitar rumahku, ini ku ketahui setelah aku benar2 melihat apa yang ibuku lakukkan dengan Arman pemuda karang taruna di lingkungan rumahku. Ibuku bernama Tarmi, dan orang2 biasanya memanggil ibuku dengan sebutan bu nasrul(nama ayahku). Ibuku aktif dalam kegiatan ibu-ibu pkk, senam dan arisan yang sering di adakan oleh sekitar ibu-ibu rumah tangga di sekitar lingkungan tempatku tinggal. Umur beliau sudah cukup tua karena sudah berumur 45th, tapi memang ku akui kalau bentuk tubuh ibuku masih cukup menggoda di usia yang hampir setengah abad itu. Tinggi badan ibuku kira2 166cm, berat badannya sekitar 48kg, kulitnya putih dan inilah yang membuat penampilan ibuku masih sangat menggoda yaitu payudara yang berukuran 38c mungkin karena kalau ibuku sedang memakai baju yang pas di badannya sangatlah menantang bentuk payudara ibuku, apalagi pinggul dan pantat ibu yang sangat sexy sekali bentuknya. Oke aku akan mulai ceritaku saat aku memergoki ibuku dengan pemuda bernama Arman sedang bersetubuh.
Hari senin seperti biasa aku kuliah, tapi karena pagi itu aku hanya ada 1 mata kuliah maka aku pun sudah bisa pulang jam 10 pagi. Nah pada saat tiba di rumah aku melihat pintu depan dan korden pun tertutup, aku pikir ibu pasti sedang keluar maka akupun mencari kunci di bawah pot tanaman yang biasa ibu taruh jika dia sedang pergi. Tapi setelah aku mencari kunci rumah aku tidak menemukan kunci rumahku di bawah pot, pada saat aku melirik ke bawah maka aku agak sedikit bingung kok ada sendal laki-laki yang jelas2 aku ketahui bahwa itu bukanlah sendal ayah karena ketiga anak ibuku semua perempuan dan aku anak pertama. Lalu aku berjalan menuju pintu belakang, loh kok pintu belakang tidak di kunci oleh ibu kalo memang benar dia pergi. Begitu aku masuk ke dapur, aku mendengar suara ibuku sedang ngobrol dengan laki-laki di dalam kamarnya. Lalu aku pun mengambil kursi untuk mengintip dari lobang ventilasi kamar, aku sangat kaget ternyata yang aku lihat adalah arman pemuda karang taruna yang berusia 28th. Kemudian saya putuskan untuk melihat terus apa yang akan mereka lakukkan selanjutnya.

"ihh aku tuh semalem puas banged lho dik pas maen di sumur belakang sama kamu semalam."kata ibuku
"aku juga bu, punya ibu masih legit,,hiks,hiks,hiks..ihh gemes deh."kata arman sambil mencubit payudara ibu
"aow geli tahu, kapan mainnya kalo ngomong terus kaya gini."tanya ibu
"ibu udah nggak sabar yah, ya sudah ayo bu kita telanjang dulu supaya leluasa."kata arman
"la iya tho telanjang masa pake pakaian, nanti masukkin dari mana."kata ibuku sambil tertawa genit

Kemudian mereka membuka pakaian mereka satu per satu, dan akhirnya bugil lah ibuku dan arman di dalam kamar. Kasihan betul bapak andaikan dia tahu apa yang selama ini ibu lakukkan dengan arman yang juga kenal dengan bapak, lalu mereka berpelukan dan berciuman di atas ranjang, saya melihat ibu begitu menikmati permainan yang di berikan oleh arman kepadanya.

"mmphh,mmmphhmm,,cupp,sluppp.."bunyi peraduan mulut mereka

Lalu arman mulai menjilati leher ibu dan tangannya mulai meremas-remas payudara ibu yang besar, ibu seolah tak mau kalah dengannya ,maka tangan ibu mengocok2 penis arman yang lumayan besar. Akupun terangsang melihat ukuran penis arman, oh andaikan penis itu masuk ke dalam vaginaku pasti sangat nikmat, semakin lama serangan2 yang di berikan oleh arman terhadap ibu makin meningkat.

"ohhh,,teruuss dik arman sayangg,,ohhhh."desah ibu

Arman semakin beringas mendengar rintihan ibu seperti itu, akhirnya dia berlutut di ranjang menghadap ke ibu dan penisnya tepat berada di depan wajah ibu. Ibupun langung meraih penis arman dan mengocoknya, lalu yang membuat saya kaget adalah ibu melakukkan oral kepada arman dan aku lihat ibu sangat lihai melakukkan oral. Arman menjambak rambut ibu sehingga rambut ibu berantakkan tak karuan, tanpa sadar tanganku pun masuk ke dalam celana dalam dan mulai memainkan vaginaku sendiri. Sambil masturbasi akupun tetap melihat adegan2 panas yang di lakukkan ibu dan arman.

"dik arman ayo masukkan dik, aku sudah nggak tahan nih."ajak ibuku
"iya."jawab arman

Ibu mengambil posisi telentang dan kedua kaki ibu mengangkang dengan lebar, kemudian arman mengarahkan penisnya ke vagina ibu yang di tumbuhi jembut yang lebat.

"ohhh.,,,masukkin yang dalem dik arman..ahhhhh,,ssstt,,aahhh.."desis ibuku saat penis arman mulai masuk setengahnya kedalam vaginanya
"ohhh..."desah arman ketika dengan perlahan memasukkan penisnya ke lubang vagina ibu

bleess......aku melihat penis arman telah amblas ke dalam vagina ibu, badan ibu bergetar merasakan tusukkan penis arman. Aku pun semakin mempercepat tempo masturbasiku.

"sssttt,,mmmpphh,,ahhh.."desah ibu sambil menggigit bibirnya untuk menahan rasa nikmat yang di rasakannya.
"ohh,,memiaw ibu enak banged."kata arman
"iyah,,ohh,ohh,ssttssttt,,tongkolmu juga uenakk tenan kok dik arman."balas ibuku

Arman mulai menggoyangkan penisnya keluar masuk, dan ibu mengimbanginya dengan menggoyangkan pinggulnya.

"ahhh,,,tongkolku kaya di sodot bu..ohh..."desah arman
"ahh,ahh,,ahh,.,aduuh,ahh,,"desah ibuku saat arman makin mempercepat goyangannya
"plokkk,plokkk,clekkk,clekk,clekk,slebbb,sleebbb,,plokkk,,plokkk.."kencang sekali suara kemaluan mereka dan suara desahan mereka yang terdengar sampai ke luar kamar.

bahkan ranjang pun sampai berderit sangat keras.

"kriittt,krittt,kriittt.."suara deritan ranjang begitu jelas pagi itu

Tak terasa mereka telah bermain selama 10 menit, wow hebat juga ibuku bisa bertahan sampai 10menit.

"ohhh,,ohhh,,ahh,,aku mau keluar dik."desah ibuku
"iya aku juga,,ohh,,ohh,ohh.."desah arman yang semakin cepat menggoyang penisnya

Dan akhirnya mereka orgasme bersama, akupun juga mencapai orgasme yang begitu nikmat.

"arrrgghhhh.."desah mereka bersama

Kemudian aku lansug turun dari kursi dan pergi keluar rumah, sejak saat itu aku sering melihat ibu keluar malam menuju sumur belakang dan menuntaskan birahi bersama arman.

END

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © Cerita S3X